Perbedaan Arduino Uno, Mega, Nano

Setelah beberapa waktu yang lalu kita telah sama-sama membahas mengenai mengenal perbedaan arduino uno R3 dan SMD, maka kali ini kami akan memberikan informasi yang juga tidak kalah penting kepada anda tentang apa saja hal-hal yang menjadi perbedaan arduino uno, mega, nano yang banyak orang belum ketahui.

Perlu anda tahu bahwa sebenarnya arduino hadir dengan berbagai macam bentuk dan ukuran yang mana setiap variannya juga memiliki perbedaan dari segi digital IO, power, dan lain-lain. Simak baik-baik penjelasan di bawah ini mengenai apa saja perbeedaan dari ketiga varian arduino tersebut.

1. Perbedaan Arduino Uno, Mega, Nano dari tipe IC Atmega yang digunakan

Perbedaan Arduino uno, mega, nano dari tipe atmega yang digunakan

Perbedaan arduiono uno, mega, dan nano yang pertama adalah berkaitan dengan jenis atmega yang digunakan. Untuk arduino mega, atmega yang digunakan adalah versi 2650 yang mana dengan menggunakan ini maka arduino mega akan dilengkapi dengan spesifikasi RAM yang memiliki ukuran 8 KB dan Internal SRAM-nya yang mencapai 4 KB.

Sementara untuk arduino uno, ia menggunakan atmega tipe 328p. Dengan kata lain, arduino uno memiliki spesifikasi memory flash berukuran 32 KB, EEROM yang memiliki ukuran 1 KB. Dan juga diketahui bahwa dengan jenis atmega tersebut maka membuat arduino uno memiliki SRAM sebesar 2 KB.

Adapun mengenai jenis atmega yang digunakan oleh arduino nano adalah 328 MCU yang sebenarnya hampir sama dengan chip yang digunakan oleh arduino uno. Untuk spesifikasinya yakni arduino jenis ini memiliki SRAM sebesar 2 KB serta flash memory yang memiliki kapasitas 32 KB.

Baca:  Cara Menggunakan W5100 Ethernet Shield

2. Perbedaan Arduino Uno, Mega, Nano dari segi board yang digunakan

Perbedaan Arduino uno, mega, nano dari board dan memori yang digunakan

Perbedaan arduino uno, mega, dan nano yang kedua adalah terletak pada board yang digunakan. Arduino mega, ia menggunakan analog input yang berjumlah 16 yang juga bisa digunakan sebagai digital I/O pins dengan menambahkan ke 54 digital I/O pins yang sebelumnya sudah ada.

Untuk arduino nano, ia menggunakan analog input yang berjumlah 6 nantinya akan digunakan sebagai digital I/O pins dengan menambahkan ke 14 digital I/O pins yang sebelumnya sudah ada. Mengenai arduino nano, ia menggunakan analog input sebanyak 8 yang mana setiap bitnya mampu menghasilkan resolusi sebesar 10 bit.

Sekedar informasi bahwasanya arduino nano memiliki jumlah RAM yang lebih banyak dibandingkan dengan versi micro. Hal ini disebabkan karena ukuran bootloader arduino nano yang lebih kecil yakni menggunakan atmega 328.

Itulah dua hal penting yang menjadi perbedaan arduino uno, mega, nano. Bagi anda yang ingin mengetahui informasi yang lebih lengkap tentang arduino uno, kami sarankan untuk membaca cara menggunakan arduino atau mengenai bagaimana cara menggunakan pir sensor.

Keterangan spesifikasi lebih teknis bisa dibaca di link berikut.